Sebagai orang Bugis tulen, Kahar Muzakkar pernah bersumpah: Saya tidak akan pernah mau lagi datang ke Makasar, kecuali kalau saya diangkat menjadi Komandan Militer Sulawesi Selatan!" Dari kacamata politik, bagi sementara pihak, pemberontakan Kahar Muzakkar, merujuk suatu kenyataan bahwa hubungan pusat dan daerah sangat lemah dan tidak efektif. Apalagi, orang-orang daerah tidak menganggap sebela…
Buku ini membahas faktor-faktor yang membuat rakyat Aceh mampu bertahan dan berperang selama puluhan tahun melawan agresi kolonial Belanda. A. Hasjmy menjelaskan bahwa kekuatan rakyat Aceh berakar pada semangat keagamaan, kepemimpinan ulama, struktur sosial masyarakat yang kuat, serta nilai-nilai kepahlawanan yang tertanam dalam budaya Aceh. Selain itu, buku ini menguraikan strategi perjuangan,…
Pararaton, juga dikenal sebagai Kitab Raja-Raja, merupakan salah satu naskah penting dalam historiografi Jawa yang memuat kisah para raja dan tokoh dari Kerajaan Singhasari hingga Majapahit. Buku ini disusun dan disajikan kembali oleh Drs. R. Pitono Hardjowardjojo, yang menampilkan teks Pararaton beserta penjelasan serta interpretasi sesuai hasil penelitian filologi. Isi naskah mencakup legenda…
Indonesia Merdeka mengisahkan proses panjang perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan dari penjajahan. Buku ini membahas dinamika politik, sosial, dan intelektual yang melatarbelakangi lahirnya gerakan nasional, mulai dari organisasi pergerakan awal, peran tokoh-tokoh nasional, hingga momentum penting yang mengarah pada Proklamasi 17 Agustus 1945. Melalui penjelasan historis yang …
Buku Peristiwa PRRI karya Letkol Rudy Pirngadie menguraikan secara rinci latar belakang, proses, dan dampak dari pemberontakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) yang terjadi pada 1958 di Sumatra. Ditulis dari sudut pandang militer, karya ini menyoroti faktor politik, struktur komando, operasi militer TNI, serta kondisi keamanan nasional saat pemberontakan berlangsung. Buku ini m…
Tidak ada yang akan menyangkal, bahwa masa pendudukan Jepang yang lamanya hanya sekitar 40 bulan itu merupakan la tihan mental maupun fisik bagi kita, yang besar manfaatnya dalam menghadapi pahit-getirnya perjuangan merebut kemerde kaan Jaman Jepang dapat dianggap sebagai prolog daripada Revolusi Indonesia..." (Prof. Dr. Nugroho Notosusanto dalam Sambutan untuk buku ini). Namun masa penderitaan…
Buku Balai Agung di Kota Bandung karya Haryoto Kunto mengulas sejarah perkembangan dua bangunan penting di Kota Bandung, yaitu Gedong Sate dan Gedong Pakuan, yang menjadi ikon arsitektur dan pusat aktivitas pemerintahan. Disajikan melalui pendekatan historis dan dokumentatif, buku ini menguraikan proses pembangunan, fungsi, gaya arsitektur, serta peran kedua bangunan tersebut dalam perjalanan s…
Between the China mainland and the Australian continent, 4,000 closely grouped islands form Indonesia, the sixth most populous nation in the world, vastly wealthy in natural and cultural resources, and quite likely the political and strategic "key- stone" of Southeast Asia. Yet to most Americans it remains a mysterious and com- plex country.rnrnAchieving independence only in 1949, Indonesia fel…
In 1927 Indonesia's first true nationalist party, the PNI, was formed with Sukarno as its young leader. This inaugurated a period of hectic political activity when the men who were later to lead the Republic of Indonesia hammered out the goals and methods of their independence struggle, in the process laying the seeds of some of the major conflicts which would later affect the Republic. By 1934…
Pendudukan Jepang di Indonesia merupakan suatu masa yang paling traumatis bagi bangsa Indonesia. Dalam waktu relatif sing- kat, Jepang yang menamakan dirinya "Pelindung Asia" temyata meninggalkan citra yang begitu kejam di mata bangsa Indonesia. Bagi generasi muda Indonesia, apa yang sebenarnya terjadi pada masa itu tidak banyak diketahui. Padahal sejarah pendudukan Jepang di Indonesia sangat p…